Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Februari 2013

MARIO TEGUH, Mengaku Berdarah Bugis di acara ULTAH BOSOWA

Mario Teguh, Ultah Bosowa. (Foto : Int)
La Midung - Banyak yang pernah mengira, Mario Teguh adalah orang Jawa, ini karena dialeknya. Mario sebenarnya orang Bugis asal Rappang, Kabupaten Sidrap.Ia "mengklarifikasi" identitasnya itu pada Seminar Motivasi, Bersama Wujudkan Impian yang digelar Bosowa Corporation di Hotel Aryaduta, Makassar, Jumat (22/2).
Lahir dari rahim wanita Bugis bernama Sitti Maria di Rappang, Sidenreng Rappang, 5 Maret 1956. Ayahnya bernama Gozali Teguh. Mario menghabiskan masa kecilnya di Sidrap, kabupaten berjarak sekitar 170 kilometer dari Kota Makassar.

Hidup di kampung, jauh dari kota besar, keluarga sederhana, memotivasinya untuk merantau agar dapat mengubah hidupnya. Sebagai lelaki berdarah Bugis, Mario mengaku nekat merantau hanya bermodal keberanian (warani). 

"(Saya) anak kecil keturunan Bugis ini berani ke Jakarta menjadi pembicara publik didengarkan jutaan orang, keberanian nggak," tuturnya disambut aplaus meriah hadirin, termasuk sang istri, Linna Teguh saat memperkenalkan diri.

Mario bernama lengkap Sis Maryono Teguh. Sejak tahun 1975, ia menggunakan nama lainnya di KTP dan paspor, Drs Mario Teguh MBA.Dari pernikahannya dengan Linna, dikarunai putra dan putri, Audrey Teguh dan Marco Teguh. Keduanya menggunakan fam. Sis Maryono Teguh punya arti.

"Teguh ayah Saya. Sis saya ambil dari Asma'ul Husna, Al 'Aziiz, Ma itu Maret, Ono itu ada, lahir pada Maret," sebut alumnus New Trier West High, Chicago, Amerika Serikat ini. "Mario dalam bahasa Bugis itu ternyata artinya gembira," katanya.

Nama lengkapnya pula digunakan untuk mengantarkan dirinya meraih beasiswa ke Chicago di sekolah setara dengan SMA. Selama berada di Negeri Paman Sam, Mario selalu main basket, namun menjadi masalah karena dirinya kurang tinggi. Di situlah ia selalu berteriak menggunakan kata pertama pada nama lengkapnya, Sis. 

( Sumber : Tribun Timur)
Read More

Sabtu, 23 Februari 2013

ANAS URBANINGRUM, Apakah tetap digantung di MONAS ?

Anas Siap di Gantung di MONAS. (Foto : Int)
La Midung - Anggota tim penasihat hukum Anas Urbaningrum, Carrel Ticualu menegaskan, kliennya akan bersikap kooperatif dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek Hambalang. Bahkan, jika putusan pengadilan nantinya menyatakan kliennya bersalah dan sudah berkekuatan tetap (inkrach), Anas siap digantung di Monas.

"Itu kan kalau sudah inkrach. Kita lihat saja bagaimana nanti KPK akan malu sendiri," kata Carrel, kepada SP di Jakarta, Jumat (22/2).

Dia meyakini, penetapan tersangka Anas Urbaningrum oleh KPK bernuansa politik, dan hal itu dapat dibuktikan di Pengadilan Tipikor kalau yang bersangkutan tidak terbukti menerima gratifikasi sebagaimana sangkaan KPK.

"Menurut saya ini adalah politik, akan kami buktikan di pengadilan," katanya.
Terkait hal itu, Direktur Penyidikan dan Penindakan Ditjen Imigrasi Kemkumham Djoni Muhammad mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari KPK mengenai permohonan pencegahan berpergian keluar negeri untuk Anas selama enam bulan ke depan.
"Kita baru saja terima surat fax pencegahan atas nama Anas Urbaningrum dengan Skep No. KEP-161/01/02/2013 tgl.22.02.2013. Anas Urbaningrum TTL. Blitar 15.07.1969. Pekerjaan mantan Anggota DPR RI," jelasnya.

Anas ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka baru kasus Hambalang. Ketua Umum Partai Demokrat itu diduga menerima gratifikasi. Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja mengatakan kepemilikan mobil Toyota Harier Anas Urbaningrum sewaktu menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat mengandung unsur gratifikasi.

Hal itu dikatakan Adnan ditengah kisruh bocornya draf surat perintah penyidikan (Sprindik) Anas Urbaningrum.
Read More

Rabu, 20 Februari 2013

Partai Demokrat SULBAR, Dukung Penuh Penyelamatan SBY

Suhardi Duka. (Foto : Int)
La Midung - Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrat Sulawesi Barat Suhardi Duka mendukung sepenuhnya keputusan Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono dalam memperbaiki popularitas partai berlambang mirip Mercedes. 

"Sikap DPD Sulbar tunduk pada kebijakan Majelis Tinggi," kata Suhardi melalui pesan singkat, Sabtu, 9 Februari 2013.

Suhardi mengatakan, DPD Sulbar siap melaksanakan delapan poin kebijakan Majelis Tinggi. Sebab, kebijakan itu akan mampu kembali mendongkrak tingkat keterpilihan Demokrat.

"Kebijakan Majelis Tinggi semalam adalah langkah yang ditunggu seluruh kader dan optimistis bisa menaikkan elektabilitas partai dalam enam bulan ke depan," kata dia.

Jumat lalu, Majelis Tinggi menggelar pertemuan untuk membahas strategi penyelamatan Demokrat di kediaman Yudhoyono di Cikeas. Satu di antaranya bernada pemecatan terhadap Anas. 

"Saya memimpin langsung gerakan penataan, pembersihan, dan penertiban. Saya berikan kesempatan (kepada Anas Urbaningrum) untuk lebih memfokuskan diri pada upaya dugaan masalah hukum yang ditangani KPK," kata Yudhoyono.

Respons Majelis Tinggi tersebut menyikapi nasib Anas yang disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi proyek stadion Hambalang yang mempengaruhi pamor partai. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengatakan semua pimpinan KPK sepakat untuk menjadikan Anas sebagai tersangka, tinggal menunggu pimpinan meneken surat perintah penyidikan.

Anas Urbaningrum yang dikonfirmasi mengatakan bahwa pernyataan Yudhoyono itu bukan bentuk pemecatan. Dia menegaskan bahwa dirinya masih menjabat ketua umum dan wakil ketua mejelis tinggi. 

"Karena itu, saya menjalankan kegiatan hari ini," kata Anas, ketika melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang Demokrat Lebak di Banten.
Read More

Minggu, 17 Februari 2013

Hary Tanoesoedibjo Masuk, Suara HANURA Terdongkrak

Foto Bersama HT & Wiranto, Hanura. (Foto : Int)
La Midung - Menyikapi bergabungnya Hary Tanoesoedibjo (HT) ke Partai Hanura, pengamat politik Bony Bargens mengungkapkan, bahwa HT yang selama ini memiliki paradigma Indonesia Baru, Indonesia yang lebih baik, dapat mewujudkan cita-citanya di dalam Partai Hanura.

"Hary memiliki imajinasi tentang Indonesia baru dengan paradigma politik yang baru. Itu sebabnya setelah gagal melanjutkan cita-cita politik di NasDem, Hary berupaya mencari jalan lain untuk mewujudkan Indonesia baru," kata Bony di Jakarta, Minggu (17/2).

Bony menilai, Bos MNC grup itu sudah terlihat sejak lama. Namun NasDem yang saat ini berbeda ideologi dengan Hary Tanoe membuat mantan Dewan Pakar Nasdem itu mundur, namun tidak menghilangkan imajinasinya tersebut.

"Imajinasi itu yang ingin dibangunnya dengan masuk ke dalam arena politik." Tuturnya.

Partai Hanura yang dipilih oleh HT menurut Bony bukan sebuah jalan mulus. Hanura yang dalam beberapa survei menduduki posisi ke sepuluh, disebut bony seperti gerbong yang rusak. Dengan mesin politik yang bergerak lambat.

"Hanura memang bukan pilihan yang mulus, HT masuk kedalam gerbong yang mau mogok. Barangkali ini tantangan buat HT sehingga ia berani masuk Hanura" Imbuhnya.

Lebih lanjut bony mengungkapkan, HT jelas akan mendongkrak perolehan suara partai Hanura, dengan kekuatan media yang sangat besar, jelas hanura akan sangat diuntungkan dengan bergabungnya HT.

"Saya prediksi, setidaknya hanura akan memperoleh 6 persen suara," Pungkasnya.
Read More

Merusak LINGKUNGAN, Izin Tambang Dicabut

Bekas Pertambangan Kars, Maros. (Foto : Int)
La Midung - Maraknya kegiatan tambang di lingkup kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yang terindikasi merusak lingkungan membuat Bupati Maros HM Hatta Rahman gerah.

Karenanya, Hatta menegaskan para pelaku yang melakukan aktivitas tambang merusak lingkungan, izin perusahaannya akan dicabut. Ada beberapa aktivitas tambang yang sudah merasakan kegerahan Hatta tersebut.

"Kami telah mencabut beberapa izin usaha tambang karena kegiatan pertambangan mereka telah merusak lingkungan Maros," ungkap Hatta di Maros, Senin (22/10/2012).

Dia menjelaskan, Pemda Maros tidak terlalu menggantungkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pemanfaatan lahan kegiatan tambang. Namun lebih mengandalkan sektor wisata untuk PAD.

"Kami pun sudah mencabut beberapa izin usaha pertambangan yang merusak lingkungan. Maros juga tidak menuntut pendapatan daerah dari sektor pertambangan, tapi untuk pemanfaatan lahan, seperti sektor wisata," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pendapatan Daerah kabupaten Maros, Machmud Oesman menuturkan, dari sektor pertambangan, Pemda menargetkan pencapaian PAD sebesar Rp10 miliar. Sementara pencapaiannya baru sekitar Rp8,5 miliar.

Dia mengakui, jumlah PAD dari sektor tambang memang tinggi. Hanya saja, bila dibandingkan dengan kerusakan yang diakibatkan, jauh lebih merugikan. "Makanya saat ini, Maros lebih mengidolakan PAD dari sektor wisata, berjumlah Rp7,5 miliar," ungkapnya. 
Read More

BANTIMURUNG Akan Dilengkapi Kereta dan Jembatan Gantung

TWN Bantimurung, Maros. (Foto : La Midung)
La Midung - Kawasan wisata alam Bantimurung di Maros, Sulawesi Selatan akan memiliki kereta gantung di atas gunung karts yang menghubungkan kawasan Bantimurung dengan Leang-leang dan hutan Karaenta.
Sehingga kelak ketiga wilayah tujuan wisata ini dapat dikunjungi dalam waktu singkat melalui udara. Bupati Maros HM Hatta Rahman mengemukakan hal itu ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/2/2013).


“Izin pemanfaatan kawasan hutan lindung dan taman nasional Bantimurung sudah terbit dari Kementerian Kehutanan. Sekarang kita sudah bisa memulai pembangunan kereta gantung,” ungkapnya.


Ditambahkan, kawasan hutan lindung Bantimurung dan Bulusaraung tidak bisa dimanfaatkan tanpa ada izin dari Menteri Kehutanan. Sekarang izin penggunaan kawasan itu sudah terbit. Rute yang menghubungkan Bantimurung, Leang-leang, dan Karaenga ini menempuh jarak sekitar 1 kilometer.


Nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai 50 miliar. Saat ini Pemerintah Kabupaten Maros sedang menyusun konsep pembangunan kereta ini dan fokus mengembangkan wisata karts di Maros untuk menjadikan Maros sebagai andalan wisata di Indonesia.


HM Hatta Rahman optimistis kereta gantung ini dapat selesai dalam waktu yang singkat. Pemkab Maros juga menjajaki pembangunan jembatan layang di karts kawasan Bantimurung dan hutan lindung Karaenta yang terkenal dengan keanekaragaman satwa itu. Jembatan ini mengadopsi Jembatan Langkawi di Gunung Mat Cincang, Langkawi, Malaysia. (maroskab.go.id)
Read More
Designed By Seo Blogger Templates